PRESS RELEASE: FK UAD Gelar Simulasi Kebencanaan Bertema “Siaga Kebakaran, Selamatkan Jiwa”

Bantul, 16 Juni 2026 – Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) menyelenggarakan Simulasi Kebencanaan dengan tema “Siaga Kebakaran, Selamatkan Jiwa” sebagai upaya meningkatkan kompetensi mahasiswa Program Studi Pendidikan Profesi Dokter dalam menghadapi situasi tanggap darurat kebakaran gedung bertingkat.
Kegiatan ini merupakan bentuk pembelajaran berbasis praktik yang dirancang untuk melatih kemampuan peserta dalam melakukan evakuasi mandiri, triase massal, penanganan korban, pemadaman awal, serta koordinasi lintas sektor melalui penerapan Sistem Komando Insiden atau incident command system (ICS).
Simulasi dilaksanakan secara bertahap melalui beberapa rangkaian kegiatan. Tahap pertama berupa table top exercise (TTX) yang dilaksanakan pada Ahad, 14 Juni 2026 untuk membahas skenario kejadian, alur respons, serta koordinasi antar unit yang terlibat dalam penanggulangan bencana.
Selanjutnya pada Senin, 15 Juni 2026 dilaksanakan skill drill guna meningkatkan keterampilan teknis peserta dalam menghadapi keadaan darurat. Kegiatan dilanjutkan dengan gladi posko/functional exercise (FX)/command post exercise (CPX) yang berfokus pada penguatan koordinasi, komunikasi, dan pengambilan keputusan dalam situasi krisis.
Puncak simulasi kebencanaan berlangsung pada Selasa, 16 Juni 2026 melalui simulasi lapangan yang menggambarkan kondisi kebakaran gedung bertingkat secara realistis. Dalam simulasi ini, peserta dihadapkan pada berbagai skenario kedaruratan yang menuntut kemampuan respons cepat, kerja sama tim, dan koordinasi antarinstansi.
Kegiatan ini terselenggara dengan dukungan berbagai mitra eksternal, di antaranya Komite Kesehatan Bencana (KKB) RSU PKU Muhammadiyah Bantul, Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Bantul, Kepolisian Sektor Banguntapan, Public Safety Center (PSC) Bantul, Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Bantul, serta Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC).
Kolaborasi berbagai unsur tersebut menjadi bagian penting dalam membangun kesiapsiagaan dan memperkuat sinergi lintas sektor dalam menghadapi kondisi darurat kebakaran maupun bencana lainnya. Selain memberikan pengalaman belajar yang komprehensif bagi mahasiswa profesi dokter, kegiatan ini juga menjadi sarana pengujian prosedur, komunikasi, dan koordinasi yang diperlukan dalam penanganan kejadian bencana secara terpadu.
Melalui simulasi kebencanaan ini, FK UAD berharap dapat menghasilkan tenaga kesehatan yang memiliki kompetensi, kesiapsiagaan, dan kemampuan kolaboratif dalam menghadapi situasi kegawatdaruratan serta mendukung upaya peningkatan ketangguhan masyarakat terhadap risiko bencana.
“Siaga Kebakaran, Selamatkan Jiwa” bukan sekadar tema, tetapi komitmen bersama untuk mengutamakan keselamatan jiwa melalui kesiapsiagaan, keterampilan, dan kerja sama yang efektif dalam setiap situasi darurat.







