FK UAD Gelar Seminar Ilmiah Nasional, Perkuat Kompetensi Penanganan Penyakit Ginjal yang Efektif dan Berkelanjutan

Fakultas Kedokteran Universitas Ahmad Dahlan (FK UAD) kembali mengadakan kegiatan akademik bergengsi yaitu webinar ilmiah bertajuk Nasional Knowledge Integration and Dialogue on Nephropathy for Effective and Sustainable Therapy pada hari Rabu, 1 Juli 2026. Seminar ini dilaksanakan secara online melalui platform Zoom Meeting, yang dihadiri oleh ratusan peserta daring dari kalangan mahasiswa kedokteran, dokter muda, tenaga kesehatan, dan profesional medis.
Dengan mengusung tema From Knowledge to Better Kidney Care, kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman dan kompetensi peserta dalam deteksi dini, pencegahan, dan tatalaksana gangguan ginjal akut dan kronis secara kolaboratif, efektif, dan berkelanjutan.
Kegiatan diawali pada pukul 07.30 WIB dengan briefing panitia dan pengondisian peserta. Selanjutnya, acara dibuka secara resmi dengan pembacaan kalam ilahi, dilanjutkan pemutaran video lagu Indonesia Raya, Mars Muhammadiyah, dan Mars Universitas Ahmad Dahlan (UAD). Pembukaan kegiatan juga diisi dengan sambutan dari Dekan Fakultas Kedokteran UAD, dr. Moch. Junaidy Heriyanto, Sp.B., FINACS.
Memasuki agenda inti, kegiatan dilanjutkan dengan pemaparan materi yang terbagi ke dalam dua sesi. Sesi pertama mengusung tema Foundation of Nephropathy: From Diagnostics to Clinical Management dan dipandu oleh moderator dr. Novi Wijayanti, S., Sp.PD., M.Sc. Pada sesi ini, dr. H. Barkah Djaka Purwanto, Sp.PD-KGH, FINASIM menyampaikan materi berjudul Early Detection and Integrated Management of AKI and CKD. Selanjutnya, dr. Ira Puspitawati, M.Kes., Sp.PK(K) memaparkan materi Laboratory-Based Renal Assessment, sementara dr. Mario Abet Nego, Sp.FK membahas Rational Pharmacotherapy in Kidney Disease.
Sesi kedua mengangkat tema Sustainable Dialogue: Holistic Approaches and Specialized Care yang dipandu oleh dr. Andika Ilham R., Sp.B sebagai moderator. Pada sesi ini, Prof. Dr. dr. Haerani Rasyid, M.Sc., Sp.PD-KGH, Sp.GK, FINASIM memaparkan materi Renal Nutrition for Sustainable Kidney Health. Selanjutnya, Dr. dr. Ahmad Zulfan Hendri, Sp.U-Onk menyampaikan materi Urological Intervention in Renal Disorders, kemudian dr. R. Heru Prasanto, Sp.PD-KGH, FINASIM menutup rangkaian sesi ilmiah dengan materi Acute Kidney Injury and Continuity of Renal Care in Disaster Setting.
Setelah sesi materi selesai, kegiatan ditutup dengan post-test, penyerahan sertifikat, penyampaian apresiasi kepada seluruh panitia dan peserta. Acara berakhir pukul 14.20 WIB dengan penuh semangat dan harapan agar kegiatan KIDNEY dapat menghasilkan beberapa luaran serta menambah wawasan dan manfaat bagi peserta. Melalui kegiatan ini, pengetahuan dan wawasan peserta mengenai deteksi dini, pencegahan, serta tatalaksana penyakit ginjal meningkat. Selain itu, kegiatan ini juga berhasil membentuk wadah diskusi ilmiah yang mendukung kolaborasi lintas profesi dalam penanganan penyakit ginjal. Di samping itu, peserta memperoleh materi edukatif yang dapat dimanfaatkan sebagai referensi pembelajaran terkait kesehatan ginjal.
CME FK UAD KIDNEY 2026 merupakan wadah belajar dan berdiskusi bagi dokter, tenaga kesehatan, mahasiswa, serta seluruh pemerhati kesehatan untuk memahami perkembangan terkini dalam diagnosis dan tata laksana penyakit ginjal secara komprehensif dan berkelanjutan. (Hdr)

