FK UAD Gelar Pengabdian Masyarakat Skrining Talasemia bagi Mahasiswa Kedokteran dan Penandatanganan Perjanjian Kerjasama dengan PDS PatKLIn Cabang Yogyakarta
Fakultas Kedokteran Universitas Ahmad Dahlan (FK UAD) menyelenggarakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) berupa skrining talasemia bagi mahasiswa kedokteran pada Senin 12 Oktober 2026 di Lobby FK UAD. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya peningkatan kesadaran terhadap talasemia melalui pemeriksaan skrining serta penguatan kerja sama antara Fakultas Kedokteran dan Perhimpunan Dokter Spesialis Patologi Klinik dan Kedokteran Laboratorium Indonesia (PDS PatKLIN) Cabang Yogyakarta.
Kegiatan diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars Muhammadiyah, kemudian dilanjutkan dengan sambutan Ketua Panitia PkM, dr. Amanatus Solikhah, Sp.PK., M.Sc. Dalam sambutannya disampaikan kegiatan ini bertujuan untuk deteksi dini individu pembawa sifat (carrier) talasemia serta meningkatkan wawasan mengenai peran penting pemeriksaan laboratorium dalam pencegahan penyakit herediter.
Selanjutnya, Dekan FK UAD, dr. Moch. Junaidy Heriyanto, Sp.B, FINACS, menyampaikan sambutan dan sekaligus membuka acara Pengabdian kepada Masyarakat, yang dilanjutkan dengan sambutan Ketua PDS PatKLIn. Cabang Yogyakarta Dr. dr. Tri Ratnaningsih, M.Kes., Sp.PK, Subsp.H.K.(K), Subsp.B.D.K.T.(K). Beliau mengundang Mahasiswa Fakultas Kedokteran se-DIY untuk berpartisipasi dalam program Skrining Talasemia Gratis dan Edukasi Hasil.
Rangkaian acara berlanjut dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) sebagai wujud penguatan kolaborasi dalam pelaksanaan kegiatan. Setelah sesi penutupan dan foto bersama, kegiatan dilanjutkan dengan pemeriksaan skrining talasemia di Laboratorium Klinis FK UAD.
Langkah kolaboratif ini memberikan ruang bagi para mahasiswa untuk mengetahui status kesehatan mereka sejak dini sekaligus memperdalam pemahaman seputar pentingnya pencegahan penyakit keturunan. Pelaksanaan kegiatan ini juga menjadi langkah nyata dalam mendukung upaya promotif dan preventif di lingkungan perguruan tinggi melalui sinergi antara institusi pendidikan dan organisasi profesi.

Harapannya, aksi pengabdian masyarakat ini dapat memperkuat kepedulian terhadap deteksi dini talasemia sekaligus mendorong peningkatan kesadaran kesehatan di kalangan mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Ahmad Dahlan. (Ald/Hdr)


