Pelantikan dan Pengambilan Sumpah Dokter FK UAD Periode III

Sabtu, 10 Januari 2026, Fakultas Kedokteran Universitas Ahmad Dahlan (UAD) secara resmi melantik dan mengambil sumpah 42 lulusan Program Profesi Dokter. Acara yang diselenggarakan oleh Fakultas Kedokteran UAD berlangsung di Amphitarium Gedung Kampus IV UAD. Kegiatan pelantikan dan pengambilan sumpah dokter Periode III sekaligus menandai resminya para lulusan menyandang gelar Dokter dan siap mengabdikan diri di dunia kesehatan.
Acara pelantikan dan pengambilan sumpah dokter diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an serta menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Sang Surya. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan penyampaian laporan akademik oleh Ketua Program Studi Pendidikan Profesi Dokter FK UAD, dr. Barkah Djaka Purwanto. Dalam laporannya, dr. Barkah menyampaikan bahwa lulusan dokter FK UAD tidak hanya telah memenuhi dan lulus uji kompetensi sesuai Standar Kompetensi Dokter Indonesia (SKDI), tetapi juga telah melalui uji kompetensi Al-Islam dan Kemuhammadiyahan (AIK) yang dibuktikan melalui sertifikasi OSCE AIK, sebuah keunggulan yang saat ini hanya dimiliki oleh FK UAD. Selain itu, kompetensi di bidang kebencanaan turut menjadi nilai tambah dan ciri khas yang melekat pada para lulusan FK UAD.
Dekan FK UAD, dr. Moch Junaidy Heriyanto, Sp.B, FINACS dengan didampingi pimpinan LPSI, Dr. Ahmad Zaki Annafiri, S.Pd., M.Ed memimpin jalannya prosesi pembacaan sumpah dokter yang berlangsung sakral dan khidmat dengan disaksikan al-Quran. Usai prosesi pembacaan sumpah dokter, agenda berikutnya yakni upacara pelantikan. Satu persatu dokter baru maju ke depan untuk menerima sertifikat profesi dokter dan ijazah yang diserahkan oleh Dekan FK UAD. Tak lupa, dilakukan pula penyematan pin IDI dan penyerahan buku KODEKI secara simbolis dari Ketua IDI DIY, dr. Heri Setyanto Sp.B, FINACS.

Dalam pelantikan tersebut, dr. Thalia Diva Prameswari dinobatkan sebagai peraih Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) tertinggi dengan capaian 3,92. Pada agenda penyerahan penghargaan mahasiswa berprestasi, dr. Thalia bersama dr. Wahyu Eka Susiyani dan dr. Elsa Hana Al Munawaroh yang masing-masing meraih IPK terbaik kedua dan ketiga, menerima penghargaan secara langsung dari Dekan Fakultas Kedokteran UAD.
Rektor UAD, Prof Dr. Muchlas, M.T., dalam sambutannya beliau berpesan kepada para dokter baru. Salah satu pesan beliau adalah supaya lulusan FK UAD mampu menjadi dokter yang ramah, menyenangkan, dan tidak menimbulkan rasa takut bagi pasien. Menurutnya, senyuman dokter memiliki kekuatan tersendiri dalam proses penyembuhan. “Saya berharap dokter lulusan FK UAD bisa menjadi dokter yang banyak tersenyum, menyenangkan, dan tidak menakutkan kepada pasien. Kadangkala pasien sudah merasa sembuh hanya dengan melihat senyuman dokter. Sugesti itu berpengaruh kepada pasien. Oleh sebab itu, dokter harus mampu membangkitkan sugesti melalui sikap ramah dan senyum,” ujarnya. Majelisdiktilitbang PP Muhammadiyah yang diwakili oleh Dr. Immawan Wahyudi M.H. mengingatkan pentingnya bersyukur sepanjang masa, selain itu beliau juga menyampaikan pesan dari Ketua Majelisdiktilitbang bahwa seorang dokter itu harus kembali pada etika profesi secara sungguh-sungguh, dan tetap mengingat sumpah yang telah diucapkan. “Dengan tagline TAUHID bisa diingatkan kembali bahwa profesi dokter itu mulia, serta merupakan pengabdian kepada Allah Swt,’’ ujarnya.

Dengan pelantikan dokter periode III ini, Fakultas Kedokteran Universitas Ahmad Dahlan telah meluluskan 81 orang dokter. Diharapkan para lulusan menjadi dokter yang berakhlak mulia, tanggap dan tangguh dalam situasi darurat, serta berperan aktif sebagai kader Muhammadiyah yang senantiasa mengabdikan diri bagi kemanusiaan, umat, dan bangsa. (Sby/Hdr)







